Saturday, October 11, 2008
:: Kan Tiba Detik Waktunya ::
:: KAN TIBA DETIK WAKTUNYA ::
Apakah segala kemuncak keinginan itu
Sering dikecapi insani?
Selalu terjadi setelah puas dijalani
Kerap didakap saat diingini.
Di manakah letaknya kebahagian hakiki?
Adakah tika memiliki segala yang dihajati?
Atau mendapat apa yang difikiri?
Kalau ditanya pada hati
Tiada siapa yang inginkan kepalsuan
Apalagi untuk meraih sesuatu yang tidak asli
Walau tinggi pencapaian yang digilangkan
Tidak mampu diri memberi
Tidak tega menyerahkan
Sesuatu yang telah dimiliki
Saat deraian kalimat mengungkap syahdu
Waktu itulah penilaian bertamu
Sendiri akur walau pilu
Segala ketentuan di alu silu
Pabila rasa menderap senyap
Detik ituku renungi layar hidup
Mencungkil kekuatan meneliti pandangan
Mencari makna mentafsir peluang
Dan… lantas kusujud mesyukuri
Penciptaku yang menggunung memberi kurniaan
Tanpa ada kurang walau seinci
Malahan lebih tanpa kusangkakan
“Nikmat Aku yang manakah telah kamu dustakan?”
Maka saat itu sangat dekat denganku
Suatu ayatNYA yang sering menyentakkan
Tanpa segan silu air mataku mengalir deras laju
Mengingat segala kekerdilan diri
Untuk melaksanakan tuntutan Illahi
Dengan segala anugerah yang diberi
Supaya dapat aku persembahkan apabila bertemu nanti
SMNS
~ Menjelang usai usiaku 22 ~
10 Oktober 2008M
10 Syawal 1429H
Apakah segala kemuncak keinginan itu
Sering dikecapi insani?
Selalu terjadi setelah puas dijalani
Kerap didakap saat diingini.
Di manakah letaknya kebahagian hakiki?
Adakah tika memiliki segala yang dihajati?
Atau mendapat apa yang difikiri?
Kalau ditanya pada hati
Tiada siapa yang inginkan kepalsuan
Apalagi untuk meraih sesuatu yang tidak asli
Walau tinggi pencapaian yang digilangkan
Tidak mampu diri memberi
Tidak tega menyerahkan
Sesuatu yang telah dimiliki
Saat deraian kalimat mengungkap syahdu
Waktu itulah penilaian bertamu
Sendiri akur walau pilu
Segala ketentuan di alu silu
Pabila rasa menderap senyap
Detik ituku renungi layar hidup
Mencungkil kekuatan meneliti pandangan
Mencari makna mentafsir peluang
Dan… lantas kusujud mesyukuri
Penciptaku yang menggunung memberi kurniaan
Tanpa ada kurang walau seinci
Malahan lebih tanpa kusangkakan
“Nikmat Aku yang manakah telah kamu dustakan?”
Maka saat itu sangat dekat denganku
Suatu ayatNYA yang sering menyentakkan
Tanpa segan silu air mataku mengalir deras laju
Mengingat segala kekerdilan diri
Untuk melaksanakan tuntutan Illahi
Dengan segala anugerah yang diberi
Supaya dapat aku persembahkan apabila bertemu nanti
SMNS
~ Menjelang usai usiaku 22 ~
10 Oktober 2008M
10 Syawal 1429H
Labels:
Peringatan,
Perjalanan Diri,
Perjuangan,
Puisi
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Seruan Dakwah!!
Kepada Muslimin Muslimat atau lelaki wanita yang berminat menyertai Sukarelawan Dakwah Di Lapangan bersama LANDAS, silalah hubungi
Muslimin @ Lelaki
Kpd :Ustaz Kamaruddin bin Kassim
Email : Kama54us@yahoo.com
YM : kama54
HP : 019-4782708 /0174630686
Blog : Urusetia Menangani Gejala Sosial Negeri Kedah Darul Aman
Muslimat @ Wanita
Kpd : Ukht Atriza binti Umar
Email : atriza_umar@yahoo.com
YM : atriza2001
Blog : Lillahi ta`ala
Berikan maklumat anda untuk pihak kami hubungi, insya`allah
Moga segalanya diredhai Allah
Salam Perjuangan Fie sabilillah













0 comments:
Post a Comment
Lakarkan Sesuatu, Moga bermanfaat buat diri